Cinta yang Setelah Kamu

Seperti apa ada dan rupanya
Bagaimana indah dan perihnya
Mungkin sama, mungkin berbeda

Aku tak berimajinasi hingga ke sana
Tak ada bayangan akan seperti apa aku yang bersamanya
Mungkin lebih baik, bisa juga begini saja, tetap sama

Ada benarnya jika sedari sekarang kuberitahu kepada ia; cinta yang datang setelah kamu,
tugasnya untuk memerjuanganku kelak akan sangat berat
Ia tak hanya harus membuatku mau lagi memercayakan hatiku, tapi juga harus pandai merayuku agar mau menghilangkan bayang-bayang tentang kamu yang berada lekat di dalam aku
Karena cinta yang ada sebelum ia tak hanya tinggal di hatiku, tapi juga bersemayam di jiwaku. Harus ia apakan jiwaku agar di sana tiada lagi cinta itu?
Karena cinta yang datang sebelum ia, pergi dan membawa separuh hidup yang kupercayakan padanya dulu. Apa ia bersedia menjalani hidup dengan hanya setengahnya aku?
Karena cinta yang sebelum ia, pernah jadi yang paling berharga, bahkan tetap sama meski ia datang menawarkan seluruh hatinya untukku
Karena cinta yang sebelum ia telah kujadikan bahan dasar dari bangunan-bangunan mimpi yang siap kuhidupi pada saatnya nanti,
dan ketika cinta yang sebelum ia itu pergi, mimpi-mimpi tak lebih berarti dari sebuah kota mati; keindahan yang tak bisa lagi ditinggali

Cinta yang setelah kamu tak pernah kuizinkan datang menghampiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s