A Basic Tip For Your Never Ending Acne Problem

skin-care

 

jerawat/je·ra·wat/ n

Masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik kantung nanah.

 

Kata Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama, nggak ada seorang pun di yang bisa melewati masa hidupnya tanpa satu jerawat pun pernah muncul di kulit.

 

Alhamdulillah, saya juga orang. Jadi termasuk dalam kumpulan “yang ga bisa melewati masa hidup tanpa jerawat”. Bahkan mungkin saya adalah orang-orang terpilih, yang kulitnya bikin jerawat-kerawat di semesta ini nyaman untuk terus kembali. Ya namanya nyaman, gimana lagi.

 

Prek.

 

Gemes, sih. Gemes banget. Saya mulai jerawatan kayaknya kelas 3 SMP atau kelas 1 SMA gitu deh. Jerawat puber kali, yaa. Hmmm. Saat itu saya nggak pasrah, tapi justru berusaha ngilangin jerawat itu dengan berobat ke skincare sana-sini. Sekarang kalau dipikir-pikir, keputusan untuk larut dalam skincare routines yang intens di usia segitu rada impulsif juga. Saya kan belum paham betul kondisi kulit, penyebab jerawat, serta do’s and don’ts-nya, bahkan belum paham gimana cara ngerawat kulit. Jadi begitu muka kena tangan dokter, yaudah, pasrah aja sama apa kata dokter. Diminta peeling sebulan sekali, hayuk. Diminta facial rutin, hayuk. Baik sih, pada saat itu. Memang sangat membantu mengatasi masalah jerawat. Tapi dalam jangka panjang, saya ngerasa kulit muka jadi super sensitif. Agak menyusahkan. Hiks.

 

Berdasarkan pengalaman saya, obat-obatan dari skincare itu bisa ngilangin jerawat memang, tapi untuk mencegahnya datang lagi, butuh makanan sehat dan gaya hidup sehat. Banyak konsumsi sayur dan buah, konsumsi vitamin C tambahan, konsumsi yogurt, telaten bersihin muka terutama menjelang tidur, istirahat cukup, nggak banyak ngonsumsi yang manis dan banyak minum air putih; itu yang bisa mencegah jerawat balik balik lagi.

 

Like, seriously. Buat orang-orang yang kulit wajahnya (terlanjur) super sensitif kayak saya, makan sehat dan hidup sehat itu sangat berpengaruh sama kondisi muka. So, here’s some friendly reminder for your acne probem:

 

 

1. CLEAN YOUR FACE!

No excuse. Semalas apapun, sengantuk apapun, bersihkan wajah, walaupun cuma pakai sabun pembersih wajah. Alangkah baiknya kalau kamu punya sabun pembersih wajah versi travel pack deh, biar selalu ada di tas kamu. Ini penting, sih. Siapa tahu kamu tetiba perlu bermalam/pulang larut, kan jadi nggak mesti nunggu sampai rumah dulu baru bisa cuci muka. Kecuali kamu merasa fine-fine aja untuk cuci muka dengan pembersih wajah jenis lain dari yang biasa kamu pakai.

2. Double cleansing is recommended

Beda memang rasanya wajah yang di-double cleansing dengan yang pakai sabun pembersih aja. Double cleansing ini fungsinya membersihkan sisa makeup di kulit. Lihat kotoran nempel di kapas saat kita bersihin muka tuh sedikit memberi efek tenang, sih. Semacam “hoooo ya, udah keangkat nih kotoran. Tinggal cuci muka!” gitu. :))

3. Do not skip your skincare routines

Nah, ini juga penting! Kulitmu butuh “makanan”, kalau kamu skip skincare routines-mu, berarti kamu membiarkan dia kelaparan. Orang aja kalau laper bete, emosi, bawaannya pengin bikin ulah. Nah, begitu juga sama kulitmu. Makanya, daripada si kulit kelaparan dan ‘berulah’, mending bela-belain deh ngelakuin rutinitas kecantikan itu. Hmmm.

4. Makan sehat

Ini rule terakhir, tapi sangat sangat sangat penting. Cobain aja semingguan banyak makan junkfood, kurang makan sayur dan buah, jarang minum air putih, pasti muka langsung berasa nggak enak dilihat. Kusam. Bandingin sama ketika makan bener selama seminggu. Makan sayur, makan buah, no junkfood, sering minum air putih plus yogurt dan vitamin C tambahan (as i did, sometimes). Jauh.

5. Tidur cukup

Kulitmu itu beregenerasi saat kamu tidur, kalau di waktu yang seharusnya kamu tidur tapi kamu masih terjaga, kulitmu jadi terganggu proses regenerasinya. Itulah yang akhirnya memicu pertumbuhan jerawat, kulit mengusam, dan banyak permasalahan kulit lainnya. Tidur yang cukup, biar semua perawatan yang kamu lakuin buat kulitmu berfungsi optimal.

 

Semua yang saya tulis di atas berkaca pada pengalaman pribadi. Perlu diingat, jerawat itu banyak jenis dan penyebabnya, jadi, akan sangat sangat sangat mungkin setiap orang butuh treatment yang berbeda antara satu dengan lainnya. Tapi reminder yang saya tulis itu basic banget kok, dan memang akan disarankan oleh dokter manapun yang kamu temui untuk mengatasi masalah jerawat. Sooooooo, atasi dengan kebiasaan-kebiasaan sehat yang sepele itu dulu, ya! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s