Mpit Nonton Coldplay!

Waktu saya mulai nulis kalimat pertama ini, saya belum tahu akan ke mana arah tulisannya. Yang pasti, saya mau menulis tentang Coldplay, tentang perjalanan ke Singapore, dan tentang mimpi yang terwujud.

Selasa, 4 April 2017. Empat hari setelah salah satu mimpi besar saya terwujud; nonton konser Coldplay, saya masih takjub dengan apa yang terjadi. Seakan nggak percaya kalau mimpi itu sudah berhasil saya hidupi. Sejak kemarin, hari pertama saya kembali ke kantor, teman-teman satu persatu menanyakan, “Gimana ibadah Coldplay-nya? Mabrur nggak?” Iya, nonton konser Coldplay ini saya ibaratkan dengan ibadah naik haji. :)))

Baca juga: Nonton Konser Coldplay itu Kayak Naik Haji

Saya nggak tahu gimana caranya jawab pertanyaan itu. Paling saya cuma bilang “Keren bangeeeeet nggak ngerti lagi! Alhamdulillaaaaah..” sambil nyengir lebar. Maaf lho, teman-teman. Bukannya sotoy, cuma emang ini speechless banget. Bhahahak. Tapi daripada euforianya keburu ilang (YAKIN BAKALAN ILANG BURU-BURU???), jadi saya mulai mencoba menuliskannya. Sebelumnya, terima kasih sudah bersedia membaca! ❤

Perjalanan ke Singapore

Semula saya dan Cami sempat kepikiran untuk berangkat mepet hari-H, tapi akhirnya kami beli tiket di tanggal 29 Maret. Alasannya? Ya apalagi kalau bukan tiket murah. For God sake tiket Jakarta-Singapore menjelang konser Coldplay gila-gilaan banget harganya! Sayangnya, saking fokusnya sama nominal paling kecil pas nyari tiket, saya jadi nggak begitu sadar kalau tiket yang saya pilih adalah maskapai “Singa”, yang nggak diragukan lagi kejadian aneh-anehnya.

Sejak awal Februari kami booking penerbangan jam 15.10 WIB, di awal Maret tiba-tiba ada pemberitahuan bahwa penerbangan kami diubah menjadi jam 16.15 WIB. Saya nggak cari tahu alasannya apa, tapi setidaknya mereka bikin pengumuman dari jauh hari. Tapi bukan maskapai singa memang kalau nggak delay. Jadwal take off jam 16.15 tapi jam 16.10 kami masih di boarding room. Akhirnya ada announcement penerbangan ditunda 60-90 menit, katanya pesawat yang akan kami tumpangi itu sedikit bermasalah sehingga akan datang terlambat dari Bali. Entahlah..

Seingat saya, sekitar jam 17.30 kami sudah beranjak dari boarding room, pakai bus karena pesawatnya parkir cukup jauh dari ruangan situ. Tapi busnya kayak angkot; ngetem. Lalu sudah sampai pesawat pun masih ngetem. Baru sekitar jam 19.00 WIB kami terbang dan tiba di Singapore pukul 21.30 waktu setempat.

Changi Airport keren banget yaaa. Hahahaha. Pas keluar kami ngisi botol minum di air keran, lalu meraba-raba jalan keluar. Waktu itu belum terlalu ramai, antrean di imigrasi pun sangat singkat. Kami yang belum terkoneksi dengan internet akhirnya memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk cari tahu di mana letak hostel tempat kami akan menginap dan bagaimana caranya kami ke sana. Bermodal informasi sederhana, berangkat lah kami. Nggak lupa, di depan pintu keluar beli kartu untuk naik MRT dulu~

Tapi nggak beli sim card. Beon.

Setelah naik MRT sampai stasiun Lavender, kami juga meraba-raba di Lavender sebelah mana letak hostel kami. Nggak bisa buka maps, nanya orang juga ribet. Akhirnya modal nekat dan sedikit petunjuk, kami jalan kaki tanpa tahu arah itu benar atau nggak. :))))

Agak tersiksa karena lapar (padahal udah ngantongin nasi goreng beli di counter dekat stasiun, namanya Chef Ibu, tapi memang niatnya mau makan di hostel), dan saya sempat kesal karena Cami malah menting-mentingin berhenti buat ngerokok padahal itu udah lumayan malam (alasan, emang dasar kalau lapar cranky aja!). Masih belum tahu harus jalan ke arah mana, kami mengunjungi beberapa minimarket untuk beli simcard, tapi nggak bisa. Semua toko yang kami kunjungi bilang kami baru bisa membelinya besok pagi. Itu kenapa, ya?

Akhirnya dengan membulatkan tekad kami jalan lagi, manggul tas keril gede-gede nelusurin jalan yang asing buat kami. Kami, eh Cami, masang mata ekstra untuk ngamatin jalan. Begitu ngeliat pertanda kami berada di jalan Lavender dan menemukan nomor di dinding kios pinggir jalan, rasanya kayak menemukan titik cerah. Hahahaha. Tapi jauh jugaaaaa ternyata parah!

Begitu sampe hostel, kami ngurus ini itu dan langsung diantar nengok kamar yang isinya lumayan padat. Entah harus bersyukur atau gimana karena waktu booking, kamar yang tersisa cuma dormitory dengan 14 bed untuk cewek-cowok. Murah sih, dan sebenarnya isinya nggak penuh juga. Mungkin cuma ada 6-8 orang termasuk saya dan Cami. Ada om bule, ada mamang-mamang India. Zzzz. Yang penting sampai hostel dan bisa istirahat lah. Btw, hostel yang kami inapi namanya Moni Gallery Hostel. Enak, deh! Nanti saya review di postingan lain di sini atau di seeuskissing, ya.

Next day adalah satu-satunya free day kami. Tanpa punya itinerary, kami pergi aja deh ke arah patung Merlion itu. Biar sah jadi turis Singapore. Sayangnya belum lama di sana, keburu hujan deras.

IMG_6632-01
Ini diambil sambil neduh atau pas lagi foto-foto di Merlion ya? Lupa.

Padahal tadinya mau lanjut ke Gardens by the Bay, jadi terpaksa putar haluan ke Bugis St. belanja oleh-oleh. Balik ke hostel bobo siang (sempet-sempetnya bobo siang), baru malamnya ke Clark Quay ketemu temen-temen sambil haha-hihi. Btw, KUJATUH HATI DEH SAMA CLARK QUAY!

Oh iya, di hari kedua di Singapore ini, kami mulai bersapa ria dengan beberapa penghuni hostel. Dimulai dari cleaner yang mendekati kami saat sarapan di belakang hostel, ngajak ngobrol pakai Bahasa Indonesia dan setelah saya tanya ternyata dia orang….. Garut. :)))) Lalu pas makan habis bangun tidur siang ketemu penghuni hostel lain yang ternyata sekamar dengan kami, namanya entah siapa saya lupa, asalnya dari Bali. Ke Singapore untuk nonton Coldplay juga. Nggak lama dari situ kami tahu di hostel yang kami inapi banyak orang Indonesia yang datang dengan tujuan sama. Hihi.

Next day: The Concert Day. My Birthday.

Dipikir-pikir bakalan panjang dan sangat bertele-tele banget kayaknya nih cerita tentang hari-H, dan berhubung cerita ini udah cukup panjang jadi saya potong sampai sini, nanti tentang konser lanjut ke postingan selanjutnya aja deh. *sok ngartis*

Babay! :)))

 

 

 

***

Depok, April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s