The Right One; Diperjuangkan atau Datang Sendiri?

Pagi ini saat iseng nelusurin linimasa twitter di perjalanan menuju kantor, saya terhenti pada sebuah twit pic yang diunggah seorang temnh. “Ini debatable sih,” katanya. Ini foto yang dia unggah:

DUbxkPFVMAAmfsB

Saya cuma reply twitnya dengan “hmm,” udah kayak cewek-cewek kalau lagi ngambek sama pacarnya, terus males ngomong, tapi mau ngobrol, tapi ngambek, tapi.. yaudah lah ya nggak usah dibahas.

Saat saya balas begitu, sebenarnya saya sedang meramu kata-kata dalam benak saya. Banyak yang tersirat dan rasanya ingin saya utarakan, tapi ujung-ujungnya ya itu tadi, balas “hmm” doang. Bhahak. Teman saya balas lagi, “Menurut ngana gmn? Apakah the right one tinggal ongkang-ongkang kaki menjalani hubungan? Atau status the right one itu juga harus di raih dan di gapai? Mohon penjelasannya.”

KOK BERASA MAMAH DEDEH LAGI DICURHATIN YA.

Saya punya jawaban yang menyertakan cerita-cerita, tapi saya sungkan menjawabnya lewat medium twitter. Jadi, saya cuma balas dengan gif yang menyertakan penggalan lirik lagu Fix You.

But if you never try, you’ll never know.

Harus coba dulu untuk tahu dia orang yang tepat atau bukan, dan di antara mulai mencoba sampai tahu dia orang yang tepat atau bukan ada lagi proses panjang. Proses yang mungkin, pasti, berbeda-beda pada setiap pasangan.

Kalau pertanyaan itu ditujukan ke saya, tentu jawaban saya adalah “dicari”, atau lebih tepatnya; diciptakan sendiri.

Saya nggak ketemu pasangan saya saat ini dalam kondisi yang benar-benar layak untuk disimpulkan sebagai “the right one”. Kami bertemu dalam kondisi yang masih sama-sama kacau, sama-sama liar. Kamu menjalin hubungan yang panjang dengan cacat di sana-sini, baik sengaja maupun nggak sengaja. Sampai saat ini, kami melalui waktu 7 tahun dengan naik turun, dengan duka dan bahagia, dengan tangis dan dengan tawa. Kami penuh amarah, tapi kami juga berbagi kasih.

Ada kalanya kami saling menyakiti. Tapi di samping semua gengsi, kami selalu berusaha mengedepankan hubungan kami, dan dukungan terhadap satu sama lain sebagai individu pun mengikuti di belakangnya.

Apa proses itu semua berlangsung cepat? Apakah mengenai dia the right one atau bukan itu hasilnya bisa diketahui secara instan? Tentu saja nggak. Sampai saat ini mungkin bisa dibilang kami masih berproses.

Jadi, pasangan saya sekarang ini sudah bisa dibilang the right one atau bukan?

Dia bisa jadi the right one buat saya kalau saya mau membuat dia jadi the right one, dan saya mau. So, yes, he’s the right one for me.

The right one yang nggak datang dengan sendirinya. The right one yang nggak datang di saat kami sudah sama-sama sempurna. The right one yang saya ciptakan dan saya perjuangkan, bersama-sama dengan dia.

Tapi…

Nggak bisa dipungkiri juga kalau di luar sana mungkin ada orang yang faktor keberuntungannya luber-luber, khususnya dalam hal cinta. Dipertemukan dengan orang yang tepat, effortlessly.

Tapi juga…

Buat saya the right one itu bukan awal sekaligus akhir titik pertemuan. Menjadi the right one adalah tentang cara menjalani. The right one itu soal kemauan untuk menjadi tepat bagi satu sama lain, bagaimana setiap pasangan berusaha menjelma jadi segala yang dibutuhkan bagi satu sama lain sepanjang perjalanan.

Kita bisa aja menganggap orang yang baru bertemu dengan kita kemarin sore sebagai “the right one”, tapi kalau pada kenyataannya dia nggak mau diajak berjuang bersama dan nggak mau diajak berusaha memantaskan diri untuk jadi tepat bagi satu sama lain, bagaimana dia bisa membuktikan kalau dia adalah the right one?

Jadi, the right one itu bakal ditemukan effortlessly, atau harus dicari?

Kalau kamu nggak seberuntung itu untuk langsung menemukan seseorang yang tepat buatmu, setidaknya perkuatlah kemauan untuk belajar dan berjuang bersama sampai sama-sama menjadi tepat bagi satu sama lain.

***

Depok, Februari 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s